Cari Blog Ini

Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Jantung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Jantung. Tampilkan semua postingan

Selasa, 20 Februari 2018

Obat-obat Jantung Koroner

Obat Jantung Koroner Ada banyak jenis obat yang  digunakan untuk mengobati penyakit jantung koroner. Biasanya obat-obat tersebut bertujuan untuk mengurangi tekanan darah atau melebarkan pembuluh darah arteri koroner pada jantung. Karena seperti kita ketahui bahwa PJK terjadi akibat penyempitan pembuluh darah arteri koroner tersebut. Perlu diketahui bahwa beberapa obat jantung memiliki efek samping, sehingga mungkin diperlukan waktu untuk menemukan obat yang benar-benar cocok untuk Anda. Obat jantung juga tidak boleh dihentikan secara mendadak tanpa saran dari dokter karena dikhawatrikan dapat membuat gejala menjadi lebih buruk. Adapun obat-obat jantung koroner yang biasanya digunakan dokter antara lain:
Hasil gambar untuk OBAT OBAT JANTUNG
 1. Antiplatelets Antiplatelets adalah jenis obat yang dapat membantu mengurangi risiko serangan jantung dengan cara mengencerkan darah dan mencegah pembekuan. Obat antiplatelet umum termasuk aspirin dosis rendah, clopidogrel, ticagrelor dan prasugrel.
 2. Statin Jika Anda memiliki kadar kolesterol tinggi, obat penurun kolesterol yang disebut statin dapat diresepkan. Contohnya termasuk atorvastatin, simvastatin, rosuvastatin dan pravastatin. Statin bekerja dengan cara menghalangi pembentukan kolesterol dan meningkatkan jumlah reseptor LDL di hati, yang membantu menghilangkan kolesterol LDL (jahat) dari darah. Hal ini akan membantu memperlambat perkembangan penyakit jantung koroner, dan mencegah serangan jantung.
 3. Beta-blocker Beta blocker  – termasuk atenolol, bisoprolol, metoprolol dan nebivolol – sering digunakan untuk mencegah angina pektoris dan mengobati tekanan darah tinggi. Obat ini bekerja dengan menghalangi efek dari hormon tertentu dalam tubuh, sehingga efeknya akan memperlambat detak jantung dan meningkatkan aliran darah
 4. Nitrat Nitrat digunakan untuk memperlebar pembuluh darah. Dokter kadang-kadang menyebut nitrat sebagai vasodilator. Obat jantung koroner ini tersedia dalam berbagai bentuk, termasuk tablet, semprotan dan patch kulit seperti gliseril trinitrat dan isosorbid mononitrat. Nitrat bekerja dengan cara merelaksasi pembuluh darah, sehingga memungkinkan aliran darah berjalan lancar. Obat ini akan menurunkan tekanan darah dan mengurangi rasa sakit pada dada kiri akibat serangan jantung. Nitrat dapat memiliki beberapa efek samping ringan, termasuk sakit kepala, pusing dan kulit memerah
. 5. ACE (angiotensin-converting enzyme) inhibitors ACE inhibitor biasanya digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi. Contoh obatnya seperti captopril, ramipril dan lisinopril. Obat-oabat ini bekerja dengan cara memblokir aktivitas hormon yang disebut angiotensin II, yang menyebabkan pembuluh darah menyempit. Serta menghentikan jantung bekerja begitu keras, ACE inhibitor meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh. Tekanan darah akan selalu dipantau saat Anda mengonsumsi ACE inhibitor, dan tes darah rutin akan diperlukan untuk memeriksa bahwa ginjal Anda bekerja dengan benar. Efek samping dari ACE inhibitor termasuk batuk kering dan pusing.
 6. Antagonis reseptor angiotensin II Antagonis reseptor angiotensin II bekerja dengan cara yang mirip dengan ACE inhibitor. Obat jantung koroner ini bertujuan untuk menurunkan tekanan darah dengan cara memblokir angiotensin II. Efek samping yang sering berupa pusing ringan. Obat ini sering diresepkan sebagai alternatif ACE inhibitor, karena obat ini penya keunggulan tidak menyebabkan batuk kering. 
7. Calcium channel blockers Calcium channel blocker juga bekerja untuk menurunkan tekanan darah dengan relaksasi otot-otot yang membentuk dinding arteri. Dengan demikian pembuluh darah arteri menjadi lebih lebar sehingga bisa mengurangi tekanan darah. Contoh obatnya termasuk amlodipine, nifedipin, verapamil dan diltiazem. Efek samping termasuk sakit kepala dan kemerahan pada wajah, tetapi biasanya ringan dan akan membaik dari waktu ke waktu. 
8. Diuretik Kadang-kadang dikenal sebagai pil air, diuretik bekerja dengan cara membuang kelebihan air dan garam dari tubuh melalui urin. Sebagai akibatnya pengguna akan merasa ingin kencing terus, dibanding ketika tidak menggunakan obat ini. Contoh obatnya antara lain: furisemid, hct, dan lain-lain.
Sumber: 8 Obat Mujarab Jantung Koroner - Mediskus

JENIS JUS YANG DAPAT MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG

Agan sadarkah semakin hari kondisi badan agan semakin menurun? dikarena kan mungkin agan jarang mengkonsumsi buahan dan sayuran, terus-terusan mengkonsumsi daging juga berbahaya karena daging tidak selamanya itu sehat, mungkin saja terkena penyakit jantung dan lainnya.
Lebih baik mencegah dari pada mengobati, jus buahan merupakan pilihan yang tepat dibanding obat.
Kandungan dari berbagai buahan dapat membuat agan terhindar dari berbagai penyakit. Inilah 12 jenis jus yang dapat mencegah penyakit jantung.


1. Jeruk


12 JENIS JUS YANG DAPAT MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG

Buah jeruk banyak mengandung hesperidin, vitamin C yang dapat menurunkan tekanan darah diastolik dan meningkatkan fungsi endotel (dinding pembuluh darah).

2. Anggur


12 JENIS JUS YANG DAPAT MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG

Anggur terutama anggur merah dan ungu banyak mengandung flavonoid dan resveratrol yang dapat meningkatkan kesehatan sel-sel yang melapisi pembuluh darah.

3. Delima


12 JENIS JUS YANG DAPAT MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG

Buah delima kaya akan polifenol yang sangat bermanfaat untuk jantung, antara lain untuk mencegah dan menurunkan aterosklerosis (penebalan dinding arteri), mengontrol kolesterol dengan mengurangi LDL (kolesterol jahat dan meningkatkan HDL (kolesterol baik).

4. Apel


12 JENIS JUS YANG DAPAT MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG

Apel banyak mengandung fitonutrien (fitokimia) dan pectin yang bertindak sebagai antioksidan dan berfungsi menurunkan kolesterol jahat (LDL).

5. Kiwi


12 JENIS JUS YANG DAPAT MENCEGAH PENYAKIT JANTUNG

Kiwi sangat kaya dengan kandungan vitamin C yang sangat baik sebagai antioksidan dan meningkatkan elastisitas dan kekuatan pembuluh darah.
SUMBER:https://www.kaskus.co.id/thread/513dc7611dd719783e00000a/12-jenis-jus-yang-dapat-mencegah-penyakit-jantung/

Penyebab & Gejala Penyakit Jantung Yang Harus Anda Ketahui

Penyebab & Gejala Penyakit Jantung Yang Harus Anda Ketahui

gejala penyakit jantung
Dalam dunia kesehatan, penyakit jantung (umum disebut jantung koroner) merupakan penyakit yang disebut-sebut sebagai pembunuh nomor satu di dunia. Bahkan statistik dari Federasi Jantung Dunia menyebut sebanyak 1,8 juta jiwa di Asia Tenggara melayang akibat serangan jantung.
Jantung koroner terjadi akibat kerusakan pada pembuluh darah utama yang menyuplai darah ke jantung. Lama kelamaan, kolesterol yang menumpuk pada pembuluh darah ditambah peradangan akan memicu keluhan kesehatan ini.
Pada umumnya, gejala penyakit jantung cukup mudah dikenali. Kolesterol yang menumpuk akan membuat pembuluh darah menyempit, akibatnya suplai oksigen dan aliran darah yang menuju jantung menjadi terhambat. Nah, kurangnya pasokan darah ini akan berujung pada rasa nyeri dan sesak pada dada. Jika aliran oksigen dan darah ke jantung terblokir total, maka akan terjadi serangan jantung.
Berdasarkan tingkat penghambatan aliran darah dan oksigen, penyakit jantung koroner sendiri ternyata terbagi menjadi dua jenis, yaitu angin duduk (angina) dan serangan jantung.

Gagal Jantung

Anda tentu sering mendengar istilah di atas, bukan? Gagal jantung merupakan suatu kondisi medis yang diakibatkan oleh minimnya suplai darah dan oksigen ke jantung, sehingga organ vital tersebut tidak mampu memompa darah secara maksimal. Jika terjadi dalam jangka waktu lama, cairan akan terkumpul di paru-paru dan menyebabkan penderitanya mengalami sesak napas. Nah, hal inilah yang dinamakan dengan gagal jantung.
gejala penyakit jantung yang harus kamu ketahui

Gejala Penyakit Jantung

Pada beberapa kondisi, penyakit jantung tidak bisa dikenali secara instan, bahkan orang yang terlihat segar bugar pun berpotensi mengalami serangan jantung. Namun, Anda patut waspada jika mulai sering merasakan nyeri pada dada atau sesak napas.
Seperti yang sudah disinggung sebelumnya, angin duduk pun harus diwaspadai. Ciri-cirinya adalah dada terasa berat, nyeri seperti diremas, atau pada beberapa hal bahkan penderita sampai mengalami efek terbakar pada dada bagian dalam.

Penyebab Penyakit Jantung

Ada banyak faktor yang menyebabkan terjadinya serangan jantung, selain kurangnya penerapan pola hidup sehat, beberapa faktor bawaan lain berikut juga cukup ikut berpengaruh:
  • Keturunan

Studi menunjukkan mereka yang memiliki anggota keluarga dengan riwayat penyakit jantung terbukti berisiko mengalami hal serupa di kemudian hari.
  • Usia

Makin bertambah usia seseorang, makin rentanlah ia terhadap penyakit jantung koroner. Beberapa penelitian menyebutkan bahwa 4 dari 5 lansia di atas 65 tahun meninggal akibat jantung koroner.
  • Jenis Kelamin

Siapa sangka, jenis kelamin juga sangat berpengaruh terhadap rentan tidaknya seseorang akan penyakit jantung. Disebutkan bahwa pria lebih berisiko mengalami gagal jantung ketimbang wanita.
SUMBER:https://harvestsupplement.com/gejala-penyakit-jantung/

5 Makanan yang Tidak Baik untuk Jantung (Paling Berbahaya)

ads
Begitu pula bagi anda yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung pun sebaiknya membatasi konsumsi makanan yang tidak baik untuk jantung anda. Dengan sikap disiplin dan sadar akan bahaya penyakit-penyakit jantung yang mengintai anda, anda bisa mengurangi resiko terkena penyakit jantung. Maka sebab itu, disini dipaparkan beberapa makanan yang tidak baik bagi kesehatan jantung anda:
1. Makanan Berkolesterol Tinggi
Jenis makanan yang pertama adalah makanan-makanan yang mengandung kolesterol tinggi. Kolesterol sendiri merupakan senyawa lemak yang terdapat di dalam darah atau tubuh yang berfungsi sebagai bahan baku untuk beberapa hormon dan juga sebagai zat pembantu pembentukan dinding sel yang baru. Kadar normal kolesterol di dalam darah adalah 200 mg/dl. Apabila kadar kolesterol anda melampaui batas normal, sangat tinggi resiko anda terkena penyakit jantung koroner dan juga stroke.
Penyebab jantung koroner paling utama adalah si lemak jahat atau LDL (Low Density Lipoprotein). Bahaya LDL adalah fakta bahwa lemak ini dapat mengendap dan membeku di dalam dinding pembuluh darah kecil yang mengalir ke jantung dan juga otak. Mengalami kelebihan kolesterol pasti disebabkan karena nada sering mengkonsumsi makanan berkolesterol tinggi dan juga jarang melakukan olahraga. Inilah yang menyebabkan penyakit jantung koroner dan juga stroke di dalam tubuh anda. LDL ini banyak terkandung dalam makanan-makanan sebagai berikut:
  • Cumi
  • Udang
  • Kepiting
  • Telur puyuh
  • Kulit ayam
  • Daging kambing
  • Kerang
  • Kuning telur
  • Daging bebek
  • Keju
  • Mentega
  • Otak sapi
  • kerang tiram
  • Lobster
  • Susu kental manis
2. Fast Food atau Makanan Cepat Saji
Jenis makanan yang kedua adalah makanan Fast Food atau makanan cepat saji. Dewasa ini banyak orang yang lebih suka mengkomsumsi jenis makanan ini. Selain penyajiannya yang cepat, rasa yang memang terasa lebih enak juga menjadi salah satu alasannya. Padahal jenis makanan ini sangat berbahaya karena mengandung banyak gula, lemak, dan juga sodium. Lebih buruknya lagi, jenis makanan fast food mengandung hanya sedikit serat dan gizi. Saat makanan ini dikonsumsi dalam jumlah yang besar dan juga dalam frekuensi yang tinggi, sangat besar resiko bagi kesehatan organ-organ penting, termasuk jantung anda. Berikut adalah beberapa contoh makanan cepat saji:
  • Mie instan
  • Pizza
  • Burger
  • Ayam goreng renyah
  • Kentang goreng
  • Keripik kentang
  • Donat
  • Kebab
  • Gorengan
  • Stik keju
Sponsors Link

3. Makanan yang Mengandung Trigliserida
Jenis makanan yang ketiga adalah makanan yang mengandung trigliserida. Trigliserida merupakan jenis lemak yang terdapat dalam pembuluh darah. Kadar trigliserida yang normal adalah kurang dari 150 mg/dL. Makanan-makanan yang mengandung trigliserida merupakan pantangan utama bagi penderita penyakit jantung. Saat anda mengkomsumsi makanan yang mengandung trigliserida, kolesterol anda akan meningkat saat itu juga. Pada jumlah yang berlebih trigliserida akan menyumbat arteri jantung dan menyebabkan serangan jantung. Berikut adalah beberapa contoh makanan mengandung trigliserida:
  • Minuman soda
  • Durian
  • Pasta
  • Kelapa
  • Madu
  • Alkohol (termasuk tape)
  • Sirup maple
  • Roti panggang
  • Minuman yang terlalu banyak gula
  • Daging
  • Butter
  • Makanan yang dipanggang
4. Makanan Olahan Karbohidrat
Jenis makanan yang keempat adalah makanan olahan karbohidrat. Bagaimana bisa karbohidrat disarankan untuk dihindari padahal itu adalah sumber energi manusia? Makanan olahan karbohidrat disini adalah makanan-makanan yang berasal dari olahan karbohidrat, dimana pada proses pengolahannya sudah mendapatkan beberapa tambahan zat lain seperti garam, gula, dan juga lemak trans. Penambahan zat-zat tersebutlah yang menyebabkan makanan berkarbohidrat menjadi tak sehat lagi. Selain glukosa (gula), zat pengganti gula yang biasa disebut fruktosa lebih sering digunakan pada makanan olahan karbohidrat.
Sponsors Link

Sayangnya, tubuh manusia tidak memiliki kemampuan untuk mengolah pengganti gula tersebut. Hal ini akan berakibat pada penumpukan lemak hati. Penumpukan ini kemudian menyebabkan meningkatnya kadar LDL dalam tubuh anda. dan lagi, ancamannya adalah jantung anda. Berikut adalah beberapa contoh makanan olahan karbohidrat yang perlu anda hindari:
  • Nugget ayam
  • Roti putih
  • Soda
  • Daging olahan
  • Kue
  • Biskuit
  • Sereal
  • Granola bars
  • Permen
  • Mie instan
  • Selai
  • Pizza
  • Pasta
Itulah beberapa jenis makanan yang tidak baik untuk jantung anda. Jika anda ingin menjaga kesehatan jantung anda agar berfungsi secara optimal tanpa hambatan, perhatikan konsumsi makanan anda. Tetap jaga porsi makan makanan tersebut pada batas normalnya.
Lebih baik konsumsi makanan yang menguatkan jantung seperti buah pisang, pepaya, jeruk, aneka sayuran hijau serta ikan yang rendah kolesterol seperti ikan tuna. Kurangi konsumsi daging agar tidak terjadi penumpukan lemak yang memicu timbulnya penyakit kolesterol dan jantung. Semoga artikel ini bermanfaat.
SUMBER: https://drjantung.com/makanan-yang-tidak-baik-untuk-jantung

20 Makanan untuk Kesehatan Jantung Anda

Rempah-rempah

Bila Anda menambahkan rempah-rempah ke masakan Anda sebagai pengganti garam, Anda sudah membuat pilihan tepat untuk jantung. Rempah menambahkan rasa tanpa memberi efek buruk. Menambahkan banyak bumbu non garam adalah cara lezat untuk jantung sehat.

Kacang hitam

Kacang hitam yang lembut penuh dengan nutrisi untuk jantung. Folat, antioksidan, dan magnesium dapat membantu menurunkan tekanan darah. Serat di dalamnya dapat membantu mengontrol kadar kolesterol dan gula darah. Tambahkan kacang pada sup dan salad Anda.
Tips: Bilas kacang kalengan untuk menghilangkan garam berlebih.

Anggur merah dan resveratrol

Bila Anda minum alkohol, sedikit anggur merah mungkin menjadi pilihan yang sehat untuk jantung. Resveratrol dan catechin, dua antioksidan dalam anggur merah, dapat melindungi dinding arteri. Sedikit alkohol juga dapat meningkatkan HDL (kolesterol baik).
Tips: Terlalu banyak alkohol justru buruk untuk jantung Anda. Untuk wanita, jangan konsumsi lebih dari satu gelas sehari, dan maksimal dua gelas untuk pria. Sebaiknya diskusikan dengan dokter Anda terlebih dahulu. Alkohol dapat menyebabkan masalah bagi orang-orang yang mengonsumsi aspirin dan obat lain.

Salmon: Makanan super

Salmon dianggap makanan terbaik untuk kesehatan jantung karena kaya akan omega-3. Omega-3 adalah lemak sehat yang dapat mengurangi risiko gangguan ritme jantung dan menurunkan tekanan darah. Omega-3 mungkin juga bisa menurunkan trigliserida dan mencegah peradangan. Asosiasi Jantung AS merekomendasikan dua porsi salmon atau ikan berminyak lainnya dalam seminggu.
Tips: Panggang salmon dalam aluminium foil beserta rempah dan sayuran. Punya salmon sisa? Buat jadi fish taco atau salad.

Tuna untuk Omega-3

Lebih murah daripada salmon, tuna juga memiliki omega-3. Albacore (tuna putih) memiliki omega-3 lebih banyak dari tuna lainnya. Coba panggang steak tuna dengan dill dan lemon. Dapatkan juga omega-3 dari sumber-sumber lain berikut ini: mackerel, ikan herring, trout, sarden, dan anchovies.
Tips: Pilih tuna yang dikemas dalam air, bukan minyak, untuk menjaganya tetap sehat.

Minyak zaitun

Minyak ini merupakan lemak sehat yang terbuat dari buah zaitun yang dihancurkan. Minyak zaitun kaya antioksidan yang sehat bagi jantung. Ia juga dapat melindungi pembuluh darah Anda. Saat minyak zaitun dipakai untuk menggantikan lemak jenuh, seperti mentega, ia juga dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Coba gunakan untuk salad dan memasak sayuran, atau dengan roti.
Tips: Untuk rasa paling pas, cari yang cold-pressed dan gunakanlah dalam waktu 6 bulan.

Kenari

Sedikit kenari sehari dapat menurunkan kolesterol Anda. Kacang ini juga dapat melindungi arteri jantung dari peradangan. Kenari penuh dengan omega-3, lemak sehat yang disebut lemak tak jenuh tunggal, dan serat. Anda bisa mendapatkan manfaatnya dengan mengganti lemak jahat seperti yang ada di keripik dan cookies, dengan minyak kenari..
Tip: Gunakan minyak kenari sebagai saus salad.

Almond

Almond cocok dengan sayuran, ikan, ayam, dan makanan penutup. Mereka memiliki sterol, serat, dan lemak yang baik untuk jantung. Almond dapat membantu menurunkan kolesterol “jahat” LDL. Konsumsilah segenggam almond dalam sehari.
Tips: Panggang almond untuk memperkuat rasanya.

Edamame

Anda mungkin sudah pernah melihat kacang ini sebagai hidangan pembuka di restoran Jepang. Edamame adalah kata dalam bahasa Jepang untuk kedelai. Proteinnya dapat membantu menurunkan kadar kolesterol. Secangkir edamame juga memiliki 8 gram serat yang menyehatkan jantung, setara dengan empat potong roti gandum.
Tip: Ambil edamame beku, rebus, lalu sajikan hangat dalam kulitnya.

Tahu

Makanlah tahu dan Anda akan mendapatkan protein vegetarian dalam jumlah besar yang juga kaya akan mineral untuk jantung, serat, dan lemak tak jenuh ganda. Tahu juga dapat menyerap rempah-rempah atau saus yang Anda gunakan untuk memasak.
Tips: Potong tahu, bumbui, kemudian panggang atau tumis, hati-hati jangan terlalu banyak minyak. Tambahkan tahu ke sup untuk protein dengan sedikit lemak.

Ubi jalar

Ganti kentang dengan ubi jalar. Dengan indeks glisemik rendah, ubi tidak akan menyebabkan lonjakan gula darah dengan cepat. Makanan ini juga memiliki serat, vitamin A, dan lycopene.
Tips: Perkuat rasa manis alaminya dengan cara menaburi dengan kayu manis dan air jeruk nipis.

Jeruk

Manis dan juicy, jeruk memiliki serat perctin yang dapat melawan kolesterol.. Buah ini juga memiliki kalium yang membantu mengendalikan tekanan darah. Dalam sebuah studi, 2 cangkir jus jeruk perhari dapat meningkatkan kesehatan pembuluh darah, juga dapat menurunkan tekanan darah pada pria.
Tips: Jeruk ukuran sedang memiliki sekitar 62 kalori dan 3 gram serat.

Swiss Chard

Sayuran berdaun gelap ini kaya akan kalium dan magnesium yang dapat membantu mengontrol tekanan darah. Swiss chard juga memiliki serat yang sehat untuk jantung, vitamin A, dan antioksidan lutein dan zeaxanthin. Coba hidangkan ini dengan daging panggang atau sebagai alas untuk ikan.
Tips: Tumis dengan minyak zaitun dan bawang putih sampai layu. Bumbui dengan rempah dan lada.

Barley

Coba campurkan gandum ini dengan beras. Anda juga dapat menambahkan barley pada sup. Serat dalam barley dapat membantu menurunkan kadar kolesterol sekaligus kadar gula darah.
Tips: Kenali barley Anda. Barley whole grain adalah yang paling tinggi nutrisi. Bubur barley bisa dijadikan sereal atau camilan.

Oatmeal

Semangkuk oatmeal hangat mengisi perut Anda selama berjam-jam, mencegah Anda untuk mengemil, dan membantu menjaga kadar gula darah stabil sepanjang wakt , sehingga berguna bagi penderita diabetes juga. Serat oat dapat menyehatkan jantung Anda dengan menurunkan kolesterol jahat (LDL).
Tips: Ingin membuat pancake, muffin, atau kue lainnya? Ganti sepertiga dari tepung dengan oat.

Flaxseed

Biji berwarna mengkilap seperti madu ini memiliki tiga hal yang baik untuk jantung Anda: serat, fitokimia yang disebut lignan, dan asam lemak omega-3.
Tip: Giling flaxseed untuk nutrisi terbaik. Tambahkan ke sereal, panggangan, yogurt, atau mustard pada sandwich.

Yoghurt rendah lemak

Produk susu identik dengan makanan yang baik untuk tulang. Namun, produk susu juga dapat membantu mengontrol tekanan darah tinggi. Yogurt, misalnya, kaya akan kalsium dan kalium. Untuk benar-benar meningkatkan manfaat kalsiumnya dan mengurangi asupan lemak, pilih yoghurt rendah lemak

Makanan yang diperkaya dengan sterol

Beberapa margarin, susu kedelai, susu almond, dan jus jeruk mengandung sterol dan stanol, zat yang dapat melawan kolesterol. Ekstrak tanaman ini memblokir usus Anda sehingga tak dapat menyerap kolesterol. Mereka juga dapat menurunkan kadar LDL sebesar 10% tanpa merusak kolesterol ‘baik.’

Ceri

Ceri manis, asam, kering, dan jus ceri, semuanya baik untuk Anda. Mereka dipenuhi dengan antioksidan yang disebut anthocyanin dan diyakini dapat membantu melindungi pembuluh darah.
Tips: Taburkan ceri kering ke dalam sereal, adonan muffin, salad, dan nasi.

Blueberry

Blueberry adalah makanan yang penuh nutrisi. Buah ini mengandung anthocyanin, antioksidan yang membantu pembuluh darah. Antioksidan inilah yang memberikan warna biru gelap pada blueberry. Buah ini juga juga memiliki serat dan banyak nutrisi lainnya. Tambahkan blueberry segar pada sereal, pancake, atau yogurt.
Tips: Haluskan blueberry dan jadikan saus manis yang Anda bisa gunakan sebagai celupan atau untu dituangkan di atas makanan manis lainnya.
SUMBER: https://hellosehat.com/pusat-kesehatan/serangan-jantung/20-makanan-untuk-kesehatan-jantung-anda/

9 Kebiasaan yang Wajib Diterapkan Mulai Hari Ini untuk Menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit kardiovaskuler adalah penyakit non-menular penyebab kematian terbesar di hampir seluruh bagian dunia. Menerapkan gaya hidup sehat dapat sangat membantu mencegah penyakit jantung.
Berikut adalah 9 kebiasaan sehat yang wajib Anda terapkan mulai hari ini untuk menjaga kesehatan jantung. Semua tips ini pun masih bisa dilakukan oleh orang-orang yang sudah memiliki penyakit jantung.

Yang harus dilakukan untuk mencegah penyakit jantung

Berdasarkan data WHO, penyakit kardiovaskuler merenggut 17,7 juta nyawa setiap tahun. Dari total angka kematian ini, lebih dari setengahnya disebabkan oleh penyakit jantung koroner dan stroke. Kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung diperkirakan akan terus meningkat mencapai 23,3 juta jiwa pada tahun 2030. Begini caranya mencegah penyakit jantung mulai dari sekarang.

1. Perhatikan gejala yang mungkin timbul

Tidak hanya untuk orang-orang yang berisiko terkena penyakit jantung, mewaspadai setiap perubahan dalam tubuh pada dasarnya wajib dilakukan oleh setiap orang untuk berjaga-jaga.
Salah satu cara mudah untuk melakukannya adalah dengan menuliskan perubahan atau sensasi bati yang timbul setiap kali Anda merasakannya. Misalnya kesulitan menarik napas, sesak saat berbaring atau saat beraktivitas, timbul bengkak pada kaki dan tangan, dan gejala lainnya. Beritahu dokter jika Anda merasakan gejala tersebut.
Berikut kami lampirkan sejumlah artikel yang memuat beragam gejala terkait penyakit jantung yang harus Anda waspadai lebih lanjut:

2. Rutin olahraga

Olahraga rutin dapat membantu meningkatkan kebugaran jantung dan parum menurunkan kolesterol dan tekanan darah, hingga menjaga berat badan tetap sehat. Olahragalah setidaknya 30 menit sehari, minimal 5 hari seminggu. Tidak ada batasan jenis olahraga apa yang bisa dan harus dilakukan untuk mencegah penyakit jantung. Semua olahraga pada dasarnya baik. Anda dapat berjalan kaki, jogging, naik sepeda, berenang, yoga, atau bahkan tinju.
Jika Anda tak biasa berolahraga, cek dulu dengan dokter untuk melihat apakah ada batasan tentang apa yang boleh dan tak boleh Anda lakukan.
Aktivitas fisik pun tak terbatas hanya dengan olahraga. Saat Anda berada di kantor, jadwalkan istirahat pendek untuk bangkit, gerakkan kaki dan tangan Anda, dan lakukan pemanasan ringan untuk memompa jantung Anda. Pergi makan siang ke tempat yang agak jauh dengan jalan kaki, jangan melulu hanya makan di meja kerja.

3. Rutin cek tensi

Rutin mengecek tekanan darah setiap hari dapat mencegah penyakit jantung. Pada umumnya, tekanan darah bisa dibilang normal ketika menunjukkan angka di bawah 120/80 mmHg. Saat angka sistolik (angka atas) Anda berada di antara 120-139, atau jika angka diastolik (angka bawah) berkisar di 80-89, ini artinya Anda memiliki “prehipertensi”.
Meskipun angka ini belum bisa dianggap hipertensi, tetap saja ini di atas angka normal. Semakin tinggi nilai tensi darah, semakin Anda berisiko hipertensi di kemudian hari. Hipertensi itu sendiri membuat Anda berisiko terkena serangan jantung dan stroke.
Gunakan obat hipertensi yang diresepkan dokter apabila tekanan darah Anda sudah lebih tinggi dari seharusnya. Segeralah ke dokter jika tekanan darah Anda berubah.

4. Batasi asupan kolesterol

Cara ideal untuk menjaga tekanan darah adalah dengan mengendalikan asupan lemak jenuh dan kolesterol selalu dalam batas wajar. Jika kadar kolesterol LDL Anda sudah lebih dari 200 mg/dL, sebaiknya Anda berhati-hati. Kadar kolesterol jahat LDL yang terlalu tinggi dapat menyebabkan masalah jantung. Jika Anda sudah mengalami serangan jantung, targetkan LDL Anda menjadi 70 mg/dL atau di bawahnya.
Hindari atau batasi makanan yang dapat meningkatkan kolesterol darah Anda, seperti daging berlemak, sosis dan daging burger, mentega, krim, hingga kue, biskuit, cokelat, dan permen. Intinya, batasi garam, lemak, dan gula yang Anda makan. Perbanyak makan makanan berserat dan ikan.
Terkadang diet dan olahraga saja tidak cukup untuk menurunkan kolestrol pada beberapa orang. Dokter dapat meresepkan obat penurun kolesterol seperti statin untuk kasus seperti ini.

5. Perbanyak minum air putih

Rajin minum air putih dapat membantu menjaga kesehatan jantung.
Jika Anda mengidap penyakit jantung, Anda perlu menanyakan kepada dokter apakah Anda perlu membatasi jumlah cairan yang Anda dapatkan setiap hari. Perlu diingat, bukan hanya berapa banyak yang Anda minum. Sumber cairan lain juga perlu diperhitungkan, seperti es krim, agar, dan sup.
Jika Anda perlu membatasi cairan, timbanglah diri Anda setiap pagi. Peningkatan berat badan yang cepat bisa menjadi pertanda bahwa cairan menumpuk di dalam tubuh Anda.

6. Perbanyak makan buah dan sayur

Makanan tinggi serat dapat membantu menurunkan kolesterol serta tekanan darah. Makanan berserat juga membantu anda mengelola berat badan yang sehat. Anda bisa mendapatkan asupan serat dari sayuran, buah-buahan, gandum, dan kacang-kacangan.
Alpukat, apel, pir, dan pisang termasuk kelompok buah-buahan yang tinggi serat. Sementara itu, brokoli, wortel, dan bayam termasuk dalam sayuran yang tinggi kandungan seratnya. Gandum utuh, kacang merah, kacang kedelai, dan beras merah juga termasuk bahan pangan kaya serat. Susu rendah lemak atau bebas lemak juga baik untuk kesehatan.
Anda masih boleh makan daging dan seafood, namun pilih daging yang tidak berlemak sebagai sumber protein hewani Anda.

7. Belajar mengelola stres

Stres adalah hal yang wajar terjadi. Masalahnya bukanlah apa yang menyebabkan stress, tapi bagaimana kita meresponnya. Saat kita sedang berada di bawah tekanan, tubuh memproduksi adrenalin yang akan membuat jantung bekerja lebih keras. Tekanan darah bisa meningkat sebagai akibatnya.
Stres kronis dapat berujung pada serangan jantung jika tidak dikelola dengan baik. Untuk mencegah penyakit jantung yang dipicu oleh stres, Anda harus pintar-pintar mengelola emosi. Jika stress Anda sudah dirasa berlebihan, curhatlah pada seseorang, baik orang terdekat maupun konselor profesional.
Anda juga dapat mencoba meditasi, yoga, atau teknik pernapasan dalam.

8. Berhenti merokok

Jika Anda seorang perokok, Anda harus mulai berusaha untuk berhenti merokok. Merokok dapat meningkatkan tekanan darah dan merusak pembuluh darah. Oleh karena itu, berhenti merokok dan/atau menghindari paparan asap rokok dapat membantu pencegah penyakit jantung.

9. Konsumsi obat secara teratur (bagi yang sudah punya penyakit jantung)

Terkadang, perubahan gaya hidup saja tidak cukup mencegah penyakit jantung. Anda mungkin harus minum obat penurun tekanan darah atau kolesterol untuk mengurangi risiko serangan jantung. Jika dokter Anda sudah memberikan obat-obatan yang harus Anda konsumsi, Anda harus patuh dengan meminumnya secara teratur sesuai dengan petunjuk dokter Anda.
SUMBER: https://hellosehat.com/hidup-sehat/tips-sehat/tips-mencegah-penyakit-jantung/

Cara Mengatasi Telinga yang tersumbat

Cara Mengatasi Telinga yang Tersumbat 4 Bagian: Beberapa Praktik Umum Mengatasi Penyumbatan karena Tekanan Udara Mengatasi Penyumbatan...